
MUARA SABAK, jepnews.com, Tanjabtimur
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DPRD Kabupaten Tanjabtimur, gelar rapat paripurna masa persidangan III thn, 2023-2024 dengan agenda jawaban eksekutif terhadap pandangan umum fraksi-fraksi DPRD atas nota pengantar rancangan Perubahan APBD Kabupaten Tanjabtimur THN anggaran 2024.
Paripurna dibuka Ketua DPRD Tanjabtimur, oleh Mahrup, SE. dihadiri Sekretaris Daerah, H. Sapril.S.I.P Dan didampingi Wakil Ketua II DPRD, Muhammad Guntur, S.P.I beserta para Anggota DPRD, Forkompinda, Perwakilan OPD dan turut hadir tamu undangan lainnya.

Dalam jawaban itu tertulis Bupati Tanjabtimur yang dibacakan oleh Sekda, H. Sapril, menjawab itu seluruh pandangan fraksi-fraksi politik di DPRD terkait rancangan Perubahan APBD yang diajukan pemerintah yang pertama sekali Sapril menjawab pandangan dari fraksi Golkar dan fraksi bulan bintang Indonesia atas apresiasinya terhadap peningkatan pendapatan asli daerah dan semoga kedepan target dan realisasi pendapatan asli daerah dapat terus ditingkatkan, lagi jelas sekda Sapril dan ia juga
Sepakat dengan fraksi Golkar Penanggulangan bencana yang Di sebabkan cuaca panas di wilayah Tanjabtimur dan kami juga sepakat dengan fraksi Golkar kitanya ASN se-kabupaten Tanjabtimur dan melalui forum ini kami untuk selalu bersikap netral untuk tidak berpihak kepada salah satu kandidat,jelas nya.
Sekda sapril Kemudian atas pertanyaan Fraksi Golkar dan Fraksi RNR Pemkab tidak mengirim atlet pada ajang pekan olahraga daerah tahun 2024 dapat kami jelaskan bahwa jumlah cabor pada popda tahun 2024 yang dipertandingkan hanya 5 cabor, yaitu cabor bulu tangkis, cabor sepak takraw, silat, tinju dan cabor tenis lapangan dari lima cabor tersebut, hanya cabor silat dan bulu tangkis yang siap mengikuti sedangkan cabor lainnya belum siap mengikuti cabor tenis lapangan hanya memiliki atlet senior dan cabor tinju juga belum kami memiliki atlet dari kalangan pelajar,jelas nya sekda Sapril
Atas permintaan PDI Perjuangan terkait permintaan data kegiatan yang tertunda pelaksanaannya tahun 2024, kepada OPD terkait untuk segera mempersiapkan data dimaksud dibawa dalam pembahasan RKA Perubahan ini bersama TAPD dan Badan Anggaran DPRD, perintah
Kepada fraksi RNR terhadap belanja tidak terduga sebesar Rp.5,06 Milyar dapat kami jelaskan bahwa belanja tersebut merupakan pengeluaran darurat juga termasuk keperluan yang sangat mendesak,jelas nya.
Dan di jawaban itu juga kami sepakat dengan fraksi restorasi nurani rakyat berkaitan dengan kegiatan fisik untuk memprioritaskan pekerjaaan yang perencanaannya telah selesai dan siap untuk dilaksanakan, selanjutnya atas saran saran dan masukan fraksi restorasi nurani rakyat agar OPD teknis untuk lebih optimal dalam menggali potensi daerah.jelas nya sekda Sapril.
(jeep)
Discussion about this post