
MUARA SABAK–jepnews.com Tanjabtimur DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Timur menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian pandangan umum fraksi terhadap tiga Ranperda prioritas tahun 2025, Rabu 28 Juli 202
Ketiganya meliputi, RPJMD Kabupaten Tanjung Jabung Timur 2025–2029, Penyelenggaraan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah dan Penyelenggaraan Rumah Ibadat dan Tempat Pemakaman.
Rapat dipimpin unsur pimpinan DPRD dan dihadiri Bupati, Forkopimda, Sekda, jajaran OPD, serta awak media.
Fraksi Gerindra: Dorong Fokus dan Sosialisasi
Fraksi Gerindra mengapresiasi penyampaian Ranperda dan mendorong agar seluruh OPD menyusun dokumen teknis secara matang. RPJMD diminta tetap mengacu pada visi dan janji politik kepala daerah.
Fraksi ini juga menyoroti pentingnya ketahanan pangan, jaminan kebebasan beragama, serta pengaturan tempat pemakaman secara adil.
“Ketiga Ranperda ini perlu disosialisasikan secara menyeluruh agar tidak menimbulkan polemik di masyarakat,” ujar Ketua Fraksi Gerindra, Ambo Acok.
Fraksi NasDem: Libatkan Masyarakat, Hindari Konflik
Fraksi NasDem menekankan pentingnya pelibatan masyarakat dalam perumusan RPJMD, khususnya untuk isu kemiskinan, ekonomi kreatif, dan layanan digital.
Untuk cadangan pangan, NasDem meminta agar petani lokal dilibatkan secara aktif. Sedangkan untuk rumah ibadah dan pemakaman, regulasi diminta mampu menjamin ketersediaan fasilitas sekaligus mencegah potensi konflik.
“Ranperda ini harus berdampak langsung dan sejalan dengan visi daerah: Tanjung Jabung Timur Merata,” kata Ketua Fraksi NasDem, Syahbuddin
Jawaban Eksekutif: Siap Tindak Lanjut dan Selesaikan Pembahasan

Menjawab pandangan fraksi, Bupati menyatakan komitmen Pemkab untuk melengkapi seluruh dokumen pendukung dan mengoptimalkan peran OPD dalam pembahasan bersama Banggar DPRD.
Terkait anggaran, Pemkab menjelaskan adanya penyesuaian akibat kebijakan efisiensi nasional. Namun prioritas pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat tetap dijaga.
“Pemkab akan terus menjaga keseimbangan antara belanja operasional dan belanja modal, serta mengoptimalkan PAD melalui digitalisasi dan evaluasi menyeluruh,” ujar Bupati.
Selanjutnya Masuk Tahap Pembahasan
Rapat ditutup dengan kesepakatan untuk melanjutkan ketiga Ranperda ke tahap pembahasan bersama alat kelengkapan dewan dan dinas terkait.
Ranperda ini diharapkan segera disahkan guna mendukung pembangunan yang lebih merata, inklusif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat Tanjung Jabung Timur.
(ego)
Discussion about this post